|SR|Pangandaran|
Kegiatan turnamen bola Voli tingkat Sekolah Dasar (SD) Se-Kabupaten Pangandaran yang diselenggarakan oleh PJOK Kecamatan Langkaplancar dan disponsori oleh Yayasan Dangiang Galuh. Alhamdulillah berlangsung dengan meriah serta mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriyadi, S.Pd, M.Pd.

Turnamen yang diikuti oleh puluhan tim Voli dari berbagai Kecamatan tersebut menjadi ajang Pembinaan sekaligus pencarian bibit Atlet Voli berbakat usia dini. Antusias para peserta tim terlihat sangat tinggi, bahkan sejumlah tim dari wilayah yang cukup jauh tetap hadir untuk semangat mengikuti Kompetisi.
Pada partai final, tim Voli Kecamatan Parigi berhasil memecahkan rekor sebagai Juara 1 setelah mengalahkan tim Voli dari Kecamatan Langkaplancar, dalam pertandingan yang berlangsung sangat sengit dan menarik.
Kepala Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriyadi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Yayasan Dangiang Galuh yang telah mendukung atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Dangiang Galuh, khususnya kepada Anton atau yang akrab disapa Mang Kondrong. Dukungan yang diberikan sangatlah luar biasa dalam membantu pembinaan olahraga di kalangan Pelajar,”ujar Soleh.
Ia juga mengaku bangga melihat tingginya animo para siswa-siswi SD dalam mengikuti turnamen bola Voli tersebut. Saya sangat mengapresiasi semangat anak-anak Sekolah Dasar yang mengikuti kegiatan ini. Meskipun jaraknya jauh. Mereka tetap datang dan berkompetisi dengan penuh semangat.
Ini menunjukkan bahwa minat terhadap olahraga bola Voli di Pangandaran sangat besar,”katanya.
Sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada para Atlet muda, Soleh memberikan hadiah berupa sepatu olahraga Voli kepada para peserta tim yang berprestasi.
Sebelumnya Saya sudah memberikan semangat kepada anak-anak bahwa siapa pun yang menjadi Juara. Saya sebagai Kadisdikpora akan memberikan hadiah berupa sepatu untuk olahraga Voli. Ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi Saya agar Mereka terus berprestasi,”ungkapnya.
Lebih lanjut, Soleh menilai masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi dalam sistem Pembinaan Atlet Pelajar di Kabupaten Pangandaran. Menurutnya, banyak Atlet muda berbakat yang akhirnya memilih melanjutkan Pendidikan dan karier olahraganya ke Daerah lain karena minimnya wadah Pembinaan yang berkelanjutan.
Kita harus memiliki wadah yang lebih baik bagi anak-anak berprestasi agar Mereka tidak keluar dari Pangandaran. Saya melihat banyak Atlet potensial yang akhirnya dipakai oleh Kabupaten lain karena mereka memiliki sistem Pembinaan yang lebih mapan,” jelasnya.
Ia mencontohkan Daerah seperti Banjar dan Ciamis yang telah memiliki Sekolah maupun Pusat Pembinaan olahraga Voli yang berjalan secara intensif, sehingga mampu menarik atlet-atlet muda berbakat dari berbagai Daerah. Ini menjadi evaluasi bagi Kami di Disdikpora.
Ke depan Kami akan berkolaborasi dengan KKG, Pemerintah, serta berbagai pihak terkait untuk memperkuat Pembinaan Atlet usia dini. Kami ingin memberikan penghargaan dan ruang yang cukup bagi anak-anak berprestasi agar Mereka tetap berkembang di Pangandaran,”tegas Soleh.
Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan untuk menjaga potensi Atlet muda Daerah sekaligus meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Pangandaran ke tingkat yang lebih tinggi.
Kedepannya insya Allah akan Kami akan mensiasati dengan program Pembinaan yang lebih terarah sehingga anak-anak yang memiliki prestasi dapat terus berkembang dan tetap membawa nama baik Kabupaten Pangandaran,” pungkasnya.
Penulis (Y2)













