|SR|Pangandaran|
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM. Alhamdulillah pada hari Ahad rombongan KDM meninjau langsung progres pembangunan salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, yang digadang-gadang menjadi Sekolah termegah di Provinsi Jawa Barat, kunjungan tersebut tepatnya pada tanggal 15, Februari, tahun 2026. Dalam kunjungan tersebut, KDM melihat sejumlah fasilitas unggulan yang sudah dibangun, mulai dari ruang kelas berstandar digital, laboratorium sains terpadu, perpustakaan modern, hingga sarana olah raga representatif. Sekolah tersebut dirancang tidak hanya megah dari sisi fisik bangunan, tetapi juga unggul dalam sistem pembelajaran berbasis Teknologi dan Karakter.

“Kita ingin Sekolah Menengah Negeri di Jawa Barat memiliki kualitas dan fasilitas yang mampu bersaing, baik di tingkat Nasional maupun Internasional. Kemegahan ini bukan sekadar tampilan, tetapi bagaimana menunjang kenyamanan dan kualitas belajar para siswa,”ujar KDM di sela peninjauan proyek pembangunan SMAN 1 ini, karena merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan mutu Pendidikan dan pemerataan fasilitas Sekolah. Selain infrastruktur jalan, fasilitas ruangan AC, dan kawasan Sekolah pun dilengkapi dengan ruang terbuka hijau, Masjid, serta area kreatif bagi siswa untuk mengembangkan bakat di bidang Seni dan Kewirausahaan.
Di kesempatan yang sama Plt SMAN 1 Sidamulih, Asep Herman Mulyana, M.Pd, juga menyampaikan bahwa, alhamdulilah pembangunan sudah maksimal dan akan menampung para siswa disekitar wilayah Kecamatan Sidamulih untuk bersekolah di SMAN 1 Sidamulih. Berbagai fasilitas kenyamanan siswa, telah disiapkan lingkungan yang hijau dan disetiap kelas telah dipasang AC. Hal ini sesuai janji Gubernur Jawa Barat, dan semoga Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran juga ikut mendukung proses pelaksanaan kenyamanan Pendidikan khususnya di SMAN 1 Sidamulih, dan semoga juga akses jalan menuju Sekolah sepanjang 2 Km segera diperbaiki supaya para siswa nyaman saat menuju ke Sekolah.

Selain itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menargetkan pembangunan Sekolah tersebut rampung pada tahun ini sehingga dapat segera digunakan untuk warga Pangandaran tahun ajaran 2026-2027. Keberadaan SMAN termegah ini diharapkan menjadi ikon Pendidikan terbaru di Jawa Barat sekaligus mendorong hingga “Melesat” peningkatan prestasi siswa di berbagai Bidang.
Plt Kepsek menambahkan bahwa Masyarakat sekitar pun sangat antusias dengan dibangunnya SMAN 1 Sidamulih, karena selama ini calon siswa di Kecamatan Sidamulih merasa sulit untuk masuk ke SMA Negeri, katanya. Apalagi dengan adanya kebijakan Zonasi. Dikarenakan ke SMAN 1 Pangandaran jauh dan kalau ke SMAN 1 Parigi juga sama cukup jauh, sehingga Masyarakat pun banyak yang mengeluh. Alhamdulillah sekarang Sidamulih menyambut baik program pendirian sarana sekolah tersebut, semoga semuanya berjalan dengan lancar sesuai dengan cita cita Pendidikan di Indonesia khususnya di Kabupaten Pangandaran.
SMAN 1 Sidamulih, adalah Sekolah termegah di Jawa Barat, mulai menerima murid baru tahun ajaran 2026-2027 tahun ini dan telah menyediakan ruang kelas sebanyak 6 Rombel. Setiap kelas sudah tersedia toilet dan juga tersedia toilet untuk umum. Untuk para Pengajar semuanya, sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), sesuai intruksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sebagai unit Sekolah terbaru yang bangunannya terbaik dan termegah di Jawa barat, alhamdulillah semua Sarana dan Prasarana telah tercukupi.
Walaupun pembangunan Sekolah ini Hibah dari Pemerintah Provinsi, namun tak lupa ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintahan Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih, para tokoh dan Pemerintahan Kabupaten Pangandaran, yang telah banyak membantu, sehingga pembangunan Sekolah tersebut berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu, serta dapat digunakan pada SPMB tahun ini.
Perlu diketahui bahwa untuk pembangunan Sekolah tersebut telah dimulai pembangunannya sejak bulan September, tahun 2025 lalu. Dengan luas tanah yang tersedia Hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, seluas 3.5 ha, luas bangunan, lapangan, dan seluruhnya mencapai sekitar 1 ha. Fasilitas terlengkap dengan 6 Ruang kelas, Ruang BK, Ruang UKS, Lab Komputer, Lab Bahasa , WC Umum, WC Kelas, Perpustakaan, Ruang Guru, Ruang Perkantoran, dan Lapang Upacara.
Penulis (Tim SR)















