|SR|Pangandaran|
Alhamdulillah sebanyak sembilan (9) Lembaga Pendidikan berhasil meraih Anugerah Gapura Pancawaluya, pemenang tes wawancara tingkat Kabupaten Pangandaran dan lomba video pendek implementasi Gapura Pancawaluya. Kegiatan ini diinisiasi oleh Disdik Jawa Barat yang sekaligus memberikan penghargaan kepada pihak Sekolah melalui tenaga Pendidik yang telah sukses meraih prestasi tersebut. Acara ini diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 30, Desember, tahun 2025. Bertempat di Aula Disdik Jabar. Penghargaan Gapura ini juga diberikan sebagai bentuk apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak Sekolah dalam mewujudkan kreatifitas tenaga Pendidik yang berkarakter, inklusif, dan berkelanjutan.

Pemberian Anugerah Gapura Pancawaluya oleh Disdik Jawa Barat ini merupakan penghargaan bagi Satuan Pendidikan melalui tenaga Pendidik yang dinilai berhasil mengembangkan sembilan (9) langkah implementasi Gapura Pancawaluya, melalui video pendek, diantaranya : 1. Kebersihan lingkungan, 2. Peningkatan mutu kompetensi guru, 3. Pendidikan Ekologi, 4. Kreatifitas dan inovasi peserta didik, 5. Prilaku hidup bersih dan sehat, 6. Optimalisasi aturan berjalan kaki ke Sekolah, 7. Pengembangan ekstrakulikuler, 8. Prilaku peserta didik didalam dan diluar Sekolah, dan 9. Peningkatan Pendidikan keagamaan.
Langkah langkah inovatif tersebut merupakan cermin keseimbangan yang dilakukan oleh Satuan Pendidikan sesuai dengan landasan hukum dan konsep gapura pancawaluya yang telah dituangkan dalam surat edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 43/PK.03.04/KESRA, yang dikeluarkan tanggal 06 Mei tahun 2025. Surat edaran ini ditujukan kepada Bupati/Walikota yang membawahi Satuan Pendidikan PAUD hingga SMP.

Kepala Disdikpora Kabupaten, H Soleh Supriadi, M.Pd, juga menyampaikan komentarnya bahwa penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Sekolah lain, untuk terus meningkatkan mutu Pendidikan.“Sekolah harus selalu memiliki peran strategis (kreatif) dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak yang mulia,”ujarnya.
Salah satu Lembaga Pendidikan penerima penghargaan adalah SMPN Satap 1 Sidamulih. Lilis, M.Pd, selaku Kepala Sekolah penerima penghargaan Anugerah Gapura Pancawaluya, mengungkapkan rasa bersyukur, bangga, dan terima kasih kepada Disdik Provinsi Jawa Barat atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh warga Sekolah, mulai dari guru, siswa, tenaga Kependidikan, hingga orang tua, katanya.
Gapura Panca waluya secara etimologis berarti ” Gerbang Lima Kesejahteraan”.Istilah “Gapura” merujuk pada gerbang, sementara “Panca waluya” berasal dari Bahasa Sunda yang terdiri dari kata Panca (5) dan Waluya (Sejahtera atau Sempurna) konsep ini menjadi standar kompetensi yang berbasis pada nilai-nilai luhur budaya Sunda yang dikembangkan oleh Provinsi Jawa Barat sebagai strategi menuju Pendidikan Holistik dan Bermakna. Sehingga konsep gapura panca waluya berlandaskan lima nilai inti yang saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan belajar yang. 1. Cageur (sehat), 2. Bageur (baik), 3. Bener (benar), 4. Pinter (pintar), dan 5. Singer (trampil dan kreatif).
Berikut sembilan (9) Sekolah yang meraih penghargaan diantaranya :
-Jenjang Sekolah Dasar (SD)
A. SDN 2 Ciliang, meraih Juara 1.
B. SDN 5 Cimanggu, meraih Juara 2.
C. SDN 2 Cikembulan, meraih Juara 3.
– Jenjang SMP
D. SMPN 2 Parigi, meraih Juara 1.
E. SMPN Satap 1 Sidamulih, meraih Juara 2.
F. SMPN 3 Pangandaran, meraih Juara 3.
G. SMPN 2 Cijulang, meraih Juara Harapan 1.
H. SMPN 6 Padaherang, meraih Juara Harapan 2.
I. SMPN 2 Padaherang, meraih Juara Harapan 3.
Penulis (DSurya)















