|SR|Ciamis|
Tim Verifikasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi melaksanakan peninjauan dan verifikasi langsung ke Desa Sindangmukti, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, terkait pelaksanaan serta kesiapan Desa dalam mengikuti Program Kampung Iklim (Proklim).

Hadir dalam kegiatan Verifikasi tersebut diantaranya Camat Panumbangan, Kabid Tata Lingkungan Dinas PRKPLH Kabupaten Ciamis, UPTD Kebersihan Panumbangan, Danramil Panumbangan, perwakilan dari Kapolsek, Kades Sindang Mukti beserta jajarannya, maupun para Kader serta tamu undangan lainnya.
Kedatangan tim ini bertujuan untuk menilai secara langsung kesiapan, serta implementasi program dalam berbagai upaya nyata yang telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Sindangmukti bersama Masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, pengendalian perubahan iklim, serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Sebelumnya, Pemerintah Desa Sindangmukti telah secara aktif melaksanakan berbagai persiapan, mulai dari kegiatan gotong royong bersih-bersih lingkungan, situs bersejarah, tempat pembuangan sampah, hingga perencanaan pembangunan pemagaran Tempat Pembuangan Sampah (TPS) serta penanaman dan penghijauan wilayah guna menunjang serapan air dan kualitas lingkungan.
Kegiatan verifikasi ini menjadi momen penting sekaligus apresiasi atas komitmen Warga dan pemangku kepentingan di Desa Sindangmukti dalam menjaga kelestarian alam dan mewujudkan kampung iklim yang berkelanjutan. Semoga upaya ini membawa hasil terbaik bagi Desa Sindangmukti di tingkat penilaian Provinsi Jawa Barat.
Difa selaku perwakilan tim Verifikasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menjelaskan, bahwa Program Kampung Iklim (Proklim) merupakan inisiatif Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
“Kedatangan tim ke Desa Sindangmukti ini dalam rangka melaksanakan verifikasi ulang atas usulan yang sebelumnya telah diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis kepada Kementerian, untuk mencatat kembali secara lengkap berbagai hal yang telah diusulkan katanya pada hari Rabu (12/8/2026).
Lebih lanjut Difa menyebutkan bahwa penilaiannya, tim memeriksa tiga aspek utama, yaitu Adaptasi, Mitigasi, dan Kelembagaan. Difa menjelaskan, aspek Mitigasi sangat penting dilakukan guna mempersiapkan Masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca,”ujarnya.
Dari hasil Verifikasi yang dilakukan, kegiatan Mitigasi yang paling menonjol di Desa Sindangmukti adalah penggunaan pupuk organik di lahan persawahan, khususnya di wilayah Dusun Sindang Hurip.
Verifikasi Proklim ini secara keseluruhan terdapat 25 lokasi utama yang menjadi sasaran verifikasi Proklim di lingkungan Provinsi Jawa Barat, yang tersebar di 12 Kabupaten/Kota,”pungkasnya.
Penulis (LR)













