|SR|Pangandaran|
Pengurus PGRI Kabupaten Pangandaran menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kepentingan dan Kesejahteraan guru dan tenaga Kependidikan, khususnya dalam pemenuhan hak Kepegawaian serta peningkatan status dan karier guru dan tenaga Kependidikan. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengurus PGRI Provinsi Jawa Barat bersama Pengurus PGRI Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat.
Dalam kegiatan tersebut, PGRI Kabupaten Pangandaran langsung diwakili oleh Ketua dan Sekretaris. Rakor tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi Organisasi sekaligus menyatukan langkah perjuangan PGRI dalam mengawal berbagai persoalan strategis yang dihadapi guru dan tenaga Kependidikan.
Salah satu poin penting yang menjadi perhatian adalah pengawalan terhadap guru yang berstatus ASN PPPK, baik PPPK penuh waktu maupun paruh waktu. PGRI berkomitmen memastikan proses penataan dan kebijakan kepegawaian berjalan dengan tetap memperhatikan hak, kepastian status, serta kesejahteraan guru.
Selain itu, PGRI Kabupaten Pangandaran juga akan terus mendorong pemenuhan hak dan Kesejahteraan guru, termasuk pengawalan terhadap proses kenaikan pangkat bagi PNS agar dapat berlangsung secara adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
PGRI juga akan menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak para guru dan tenaga Kependidikan yang hingga saat ini belum berstatus ASN. Upaya mendorong agar GTK non-ASN memperoleh kesempatan dan kepastian untuk menjadi ASN menjadi bagian penting dari perjuangan Organisasi.
“PGRI harus hadir dan terus mengawal setiap kebijakan yang berkaitan dengan guru. Perjuangan ini bukan hanya tentang status Kepegawaian, tetapi juga menyangkut kepastian karier, pemenuhan hak, kesejahteraan, serta penghargaan terhadap pengabdian guru,”demikian ditegaskan dalam Rakor tersebut.
Di sisi lain, rapat koordinasi juga menghasilkan komitmen bersama untuk mendukung penuh Kepengurusan PB PGRI di bawah kepemimpinan Prof. Unifah Rosyidi.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas, konsistensi perjuangan, dan keberlanjutan Organisasi PGRI dalam memperjuangkan kepentingan guru serta kemajuan Pendidikan Nasional.
Konsolidasi antara PGRI Provinsi Jawa Barat dan PGRI Kabupaten/Kota dinilai penting agar berbagai aspirasi guru di Daerah dapat tersampaikan secara terarah dan diperjuangkan secara berjenjang hingga tingkat Nasional.
PGRI Kabupaten Pangandaran menilai sinergi dan soliditas organisasi merupakan kekuatan utama dalam menghadapi berbagai dinamika kebijakan pendidikan dan kepegawaian.
Semoga melalui rakor tersebut. PGRI Pangandaran kembali menegaskan sikap bahwa perjuangan terhadap hak, kesejahteraan, kepastian karier, dan masa depan guru akan terus dikawal secara konsisten, sekaligus memperkuat dukungan terhadap Kepemimpinan PB PGRI sebagai bagian dari perjuangan bersama untuk mewujudkan Pendidikan yang semakin maju dan bermartabat.
Penulis (Tim PGRI)
