|SR|Pangandaran|
Penyelenggaraan ajang Olahraga Tradisional (Ortrad) tingkat Kecamatan Sidamulih tahun 2026, alhamdulilah telah berlangsung dengan meriah yang diikuti sebanyak 348 peserta.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan berbagai permainan olahraga tradisional di tengah Masyarakat dan generasi muda.
Ortrad tingkat Kecamatan Sidamulih ini mengusung tema “Semangat Kebersamaan Serta Pelestarian Permainan Tradisional”. Para peserta yang mengikuti berbagai perlombaan dengan penuh antusias dan menjunjung tinggi sportivitas. Acara lomba ini diselenggarakan pada hari Kamis, tanggal ( 24/9/2026 ).
Menurut Ketua Panitia Ortrad Kecamatan Sidamulih, Irfan Nurfahmi, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk mencari para Juara, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga tradisional.
Alhamdulillah kegiatan Ortrad tingkat Kecamatan Sidamulih tahun ini mendapat antusias yang cukup tinggi. Ada sebanyak 348 peserta yang mengikuti perlombaan. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan menjadi sarana untuk menggali potensi serta melestarikan olahraga tradisional,”ujar Irfan.
Sementara menurut itu, K3S Kecamatan Sidamulih, Isep Mustopa, M.Pd, selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa perlombaan Ortrad ini merupakan bagian penting dalam memberikan ruang kepada para peserta didik untuk mengembangkan bakat, kebersamaan, kreativitas, dan sportivitas.
Menurutnya, permainan tradisional ini memiliki nilai edukasi yang penting karena mengajarkan kerja sama, disiplin, kekompakan, sekaligus mengenalkan kembali Budaya permainan yang mulai jarang dimainkan oleh anak-anak.
Hal senada disampaikan oleh Agus, S.Pd, selaku Pembina olahraga. Ia berharap kegiatan Ortrad ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga olahraga tradisional ini tidak hanya menjadi kegiatan perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas olahraga bagi Masyarakat dan peserta didik.
Kami berharap anak-anak semakin mengenal dan mencintai olahraga tradisional. Selain sehat secara fisik, kegiatan seperti ini juga membangun Karakter, Kekompakan, dan Sportivitas,” ungkap Agus.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 348 orang, pelaksanaan Ortrad tingkat Kecamatan Sidamulih tahun 2026, ini menunjukkan tingginya minat dan antusiasme terhadap olahraga tradisional. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah Pembinaan sekaligus upaya menjaga keberadaan permainan tradisional agar tetap dikenal oleh generasi penerus.
Penulis (Y2)
