Iklan

Mulai 15 Juni Rumah Warga Bakal Didatangi Petugas Sensus Ekonomi, Bupati: Data Akurat Menentukan Arah Perekonomian 10 Tahun Mendatang

|SR|Kuningan|

Sebanyak 1.036 petugas Sensus Ekonomi 2026 resmi dilepas untuk melaksanakan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. Pelepasan ini dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, dalam kegiatan Apel Siaga dan Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi Tahun 2026 Kabupaten Kuningan yang berlangsung di halaman Kantor Setda Kabupaten Kuningan, Jum’at, tanggal (12/6/2026).

             Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, sejumlah Penjabat di lingkungan Setda Kabupaten Kuningan, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kuningan. Pelepasan petugas sensus ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Kuningan sebagai simbol dimulainya pelaksanaan pendataan ekonomi yang akan berlangsung mulai 15 Juni hingga akhir Agustus 2026.

Dalam amanatnya, Bupati Dian menegaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi memiliki peran yang sangat strategis karena hasil pendataan yang dilakukan para Petugas akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan ekonomi dalam jangka panjang.

             “Hari ini Kita melaksanakan apel kesiapsiagaan Petugas sensus yang berjumlah 1.036 orang. Hasil pendataan di lapangan selama dua bulan setengah ke depan sangat menentukan 10 tahun yang akan datang,”ujar Dian.

Menurutnya, data yang dihasilkan harus benar-benar akurat, valid, dan objektif, karena akan menjadi landasan dalam merencanakan pembangunan Daerah di masa mendatang.

           “Data yang dihasilkan Saya titipkan untuk akurat, valid, dan objektif sebagai dasar Kita merencanakan pembangunan masa yang akan datang. Dengan data yang akurat, kebijakan Pemerintah akan lebih efektif karena sesuai dengan fakta di lapangan. Sebaliknya, jika data tidak akurat, program pembangunan berpotensi tidak tepat sasaran dan skala prioritas tidak berjalan maksimal,”tegasnya.

Bupati menilai Sensus Ekonomi yang diinisiasi oleh BPS merupakan pondasi penting bagi pembangunan Kabupaten Kuningan ke depannya. Karena itu. Ia mengajak seluruh Masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar dan akurat kepada Petugas.

             “Saya mengimbau seluruh Masyarakat Kabupaten Kuningan untuk menyambut sensus ekonomi ini dengan memberikan data dan informasi yang sebenar-benarnya. Data yang kuat dan akurat akan membuat pembangunan dan perekonomian Kuningan semakin melesat,”katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Kuningan, Urip Sugeng Santoso, menjelaskan, sebanyak 1.036 Petugas akan diterjunkan untuk melakukan pencacahan secara langsung ke seluruh pelosok di Kabupaten Kuningan.

           “BPS Kabupaten Kuningan mengerahkan 1.036 Petugas untuk melaksanakan pencacahan door to door di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. Semua rumah tangga, seluruh pelaku usaha, toko, hingga pedagang harus didata secara lengkap sehingga diberikan waktu pelaksanaan selama dua bulan setengah,”jelasnya.

Urip juga mengingatkan Masyarakat agar menerima kehadiran Petugas sensus yang telah dilengkapi atribut resmi berupa rompi dan tanda pengenal. Ia meminta Masyarakat memberikan informasi yang benar sehingga menghasilkan data yang berkualitas.

            “Pesan Kami, terimalah Petugas sensus ekonomi dengan baik. Berikan informasi yang benar karena data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat. Masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh data yang diberikan akan dijamin kerahasiaannya,”ujarnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan melalui dua metode, yakni pengisian mandiri (self-enumeration) dan pendataan langsung door to door. Untuk Perusahaan atau usaha besar, pengisian mandiri sudah mulai dilaksanakan, sedangkan pencacahan langsung oleh Petugas akan dimulai pada tanggal 15 Juni 2026.

           “Pengisian mandiri umumnya dilakukan oleh usaha-usaha besar, sementara Petugas lapangan akan mendata usaha mikro, kecil, menengah serta rumah tangga secara langsung mulai 15 Juni mendatang,”katanya.

Dalam pelaksanaannya, setiap Petugas sensus ditargetkan mendata sekitar 600 rumah tangga selama periode sensus berlangsung. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan dan penguatan ekonomi, baik di tingkat Daerah maupun Nasional, untuk satu dekade mendatang.

Penulis (Baim)

Exit mobile version