Iklan

H. Dastro : PKBM Akses Bagi Warga Untuk Bisa Belajar Sambil Bekerja

|SR|Kuningan|

Pendidikan sepanjang hayat, adalah pantas disematkan pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Akses Pendidikan yang memungkinkan warga untuk belajar, dengan mengatur waktu antara bekerja dan menuntut ilmu adalah hal yang ditemukan pada Lembaga Pendidikan ini.

            Menurut Ketua PKBM Al Barokah Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, H. Dastro, M.Pd, pembelajaran di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah layanan Pendidikan non formal yang fleksibel, berbasis komunitas, dan berfokus pada pemberdayaan potensi lokal.

“Kegiatan belajar fleksibel dengan metode campuran (hybrid) tatap muka, tutorial, dan Mandiri, serta berfokus pada keterampilan praktis untuk Kemandirian,” ucapnya, pada hari Selasa (24/2), di kediamannya.

              Dikatakannya, bagi warga yang putus Sekolah atau mencari jalur alternatif Pendidikan, PKBM sebagai Pendidikan kesetaraan dengan Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA). “Pembelajaran berbasis modul, menggunakan modul Mandiri, di mana tutor bertindak sebagai fasilitator yang mendampingi, bukan sekadar Pengajar,”paparnya.

Selain teori, lanjut Dastro, warga yang belajar juga di bekali dengan keterampilan praktis.”Kurikulum di PKBM sering kali dipadukan dengan keterampilan Kewirausahaan untuk meningkatkan kualitas hidup,”imbuhnya.

             Ditegaskan, oleh Dastro yang juga sebagai pengelola PKBM Al Barokah yang berdiri tahun 2020 ini dengan jenjang Pendidikan Paket B dan Paket C. Pembelajaran di PKBM selain tatap muka dan online, kurikulum yang berlaku sangat relevan.”Jadi bagi warga yang tidak dapat mengakses Pendidikan formal, dapat memperolehnya di Pendidikan non formal seperti di PKBM ini,”pungkasnya.

Penulis (Baim)

 

 

Exit mobile version