SR Pangandaran
       Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Padaherang Kabupaten Pangandaran Jawa Barat, siap untuk menggelar pendidikan tatap muka yang akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal (21-09-2020), adapun sarana lain sebagai pencegahan Covid-19 saat pelaksanaan tatap muka nanti semuanya telah disiapkan baik telah mempersiapkan tempat cuci tangan maupun APD yang akan dibagikan kepada seluruh siswa, semua ini dilakukan sesuai dengan petunjuk protokol kesehatan Covid-19.
       Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala SMPN 2 Padaherang Toto, S. Pd, saat tengah mempersiapkan dan membagikan sarana pencegah Covid-19 kepada para guru-guru yang akan melaksanakan tugas mulianya pada hari Senin nanti, sementara untuk para siswa akan dibagikan ketika sampai disekolah, katanya, Jum’at (18-09-2020) tampak persiapan telah dilakukan mulai dari fasilitas pencegah Virus sampai persiapan untuk memberikan pemahaman pencegahan virus kepada para sisiwa sudah matang.

       Seluruh siswa yang datang dan memasuki area sekolah akan dicek suhu tubuhnya. Jika kondisi para siswa normal untuk segera mencuci tangan yang telah disiapkan dengan air kran mengalir, selanjutnya para siswa akan diberikan pemahaman pentingnya penggunaan APD serta akan diberikan sarana pencegah Virus seperti Sanitizer, Face Shield, dan Masker sebagai pertahanan dalam situasi Pandemi saat pembelajaran tatap muka, sebelum masuk ruangan siswa harus sudah memakai APD (Alat Pelindung Diri) lengkap dan membawa bekal, kata Kepala Sekolah SMPN 2 Padaherang kepada redaksi Surya Rengganis saat diruangannya.
      Selain itu hal yang harus diperhatikan oleh para siswa maupun para tenaga pendidik harus sadar akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan ini Mulai dari menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh sampai pengaturan jarak antar siswa dalam ruang kelas harus sudah tertata dan ikuti saran maupun petunjuk dengan baik. Dengan Adaptasi Kebiasaan Baru ini semoga dapat terlaksana pembelajaran tatap muka dengan sempurna dengan memperhatikan protokol kesehatan sehingga benar-benar untuk menjadi perhatian.
       Seperti yang telah disiapkan oleh pihak sekolah, untuk menghindari penumpukan siswa yang masuk sekolah, akan diberlakukan Shifting atau pembagian jumlah siswa yang tadinya perkelas 30 siswa, saat pembelajaran tatap muka nanti menjadi 15 siswa per kelasnya, sedangkan jam masuk sekolah bagi kelas VII hari Senin, kelas VIII hari Selasa dan kelas IX hari Rabu, semuanya masuk pukul 07.30 dan berakhir sampai pukul 11:30, setiap harinya mulai hari Senin sampai Sabtu.
     Penulis (SR02)