SR Pangandaran
Kepala SMPN 1 Kalipucang Dodi Budiana, mengajak seluruh peserta didik dan para guru harus tetap semangat dan tangguh di masa pandemi Covid-19. Terlebih saat ini sebelum memasuki pembelajaran tatap muka yang akan dilaksanakan oleh seluruh sekolah, pembelajaran secara luring yang sangat dianggap efektif untuk pertama kalinya membentuk kepiawaian para guru dalam meracik materi pembelajaran untuk anak didiknya, meskipun belajar mengajar dilakukan secara jarak jauh sampai menyebrang laut demi penyampaian materi ajar siswa saat ini.

Dengan metode ” TEBAR ” (Tempat Belajar ) yang dimulai ditahun ajaran baru ini sangat membantu para siswa, Tebar yang digagas oleh pihak sekolah, dimasa Pandemi sangat mempermudah para siswa dalam meraih ilmu Pendidikan. Diharapkan juga dapat menumbuhkan semangat baru bagi peserta didik, dan tenaga pendidik untuk kegiatan pembelajaran yang berkualitas dalam masa Covid-19 ini, setelah proses luring akan berlalu semoga pengalaman ini dapat terbangunnya kolaborasi antara satuan pendidikan dengan orangtua peserta didik,” ucap Dodi saat berbincang dengan redaksi Surya Rengganis diruangannya, Selasa (01/09/2020).
Agus Basuki salah satu guru Seni dan Budaya di SMPN 1 Kalipucang mengatakan, materi ajar yang disampaikan kepada anak didik kelas VII E dimasa Pandemi ini tetap berjuang untuk mengantarkan materi pembelajaran seni ” Tentang Menggambar Floura” harus dilaksanakan meski harus naik perahu kerumah anak didik yang bernama Arif Nana Riyanto siswa SMPN 1 Kalipucang kelas VII E dari pasangan Tumiran dan Tasmiyah yang beralamat di Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Tetap ditempuh oleh para guru demi anak didik agar mendapatkan haknya untuk belajar dirumah.

Semoga pembelajaran di masa Pandemi ini dapat memotivasi dan membangun komunikasi yang erat antara pihak sekolah dengan orangtua siswa dalam membangun kolaborasi yang tangguh demi tercapainya pendidikan yang berkualitas ditengah Pandemi Covid-19 yang masih bergejolak. Semoga tahun ajara baru ini kesiapan untuk menuju tatap muka dapat terlaksana dengan segera, sehingga kegiatan belajar dan mengajar. Di tahun ajaran 2020/2021 ini terus berlangsung sampai seterusnya, dan pastinya ditahun ini pembelajaran siswa sangat berbeda dengan Tahun ajaran sebelumnya, ucap Dodi.
Penulis (SR02)