SR Pangandaran
      Sarana dan prasarana di SMAN 1 Parigi Kabupaten Pangandaran Jawa Barat, kini lebih memadai. Pasalnya sekolah tersebut, sekarang ini sedang dalam tahap penataan dengan mendapatkan program bantuan rehabilitasi dan pembangunan toilet siswa 2, bantuan ini datang dari Pemerintah Pusat melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jabar. Atas dukungan yang datang dari Pusat maupun Provinsi ini sangat didambakan oleh sekolah, pengerjaan rehab dan pembangunan toilet ini dilaksanakan secara swakelola.

        Hal itu dijelaskan oleh Kepala SMAN 1 Parigi, Nana Priatna kepada koresponden Surya Rengganis saat ditemui di ruangannya baru-baru ini, kunjungan SR kali ini didampingi oleh para guru dan unsur komite yang menjadi tim P2S rehabilitasi dan pembangunan toilet siswa menambahkan, tim P2S dibentuk oleh pihak selolah berdasarkan musyawarah dengan masyarakat, yang menetapkan tim P2S sebagai Ketua Drs. H Husen Nuryadin, Sekretaris Sunardi, S. Pd, M. Pd, Bendahara Drs. H Jahidin, dan Penanggungjawab tim teknis Ananda Roni, S. Pd.
       Nana juga menambahkan meskipun baru menempat di SMAN 1 Parigi. Apa yang selama ini menjadi harapan pihak sekolah untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap diutamakan dan kini alhamdulilah telah terealisasikan. SMAN 1 Parigi telah mendapat bantuan rehab dan pembangunan toilet siswa 2, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020, untuk pengerjaan rehab ruang siswa sebesar Rp 262.560.000,- sedangkan untuk pembangunan satu ruang toilet siswa sebesar Rp 173.850.000 dan pelaksanaan kini sedang berjalan sudah mencapai 60 persen pekerjaan, semoga ini semua dapat memperlancar proses belajar mengajar,” ungkapnya.
      Sebagai penanggungjawab sekolah Nana bersama tim P2S tetap selalu memonitoring pengerjaan rehab dan pembangunan toilet tersebut, hal itu dilakukan agar pelaksanaan pekerjaan itu sesuai dengan RAB yang diharapkan serta mengikuti petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Mengingat bantuan ini dipandang perlu, karna kebutuhan sarana juga sangat berpengaruh dalam melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar. Untuk itu, pihak sekolah sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jabar yang telah memberikan bantuan tersebut, ucapnya.
    Penulis (SR02)