|SR|Kuningan|
Sebanyak 158 guru dilantik serta menerima Surat Keputusan (SK) penugasan sebagai Kepala Sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud Kabupaten Kuningan, oleh Bupati H. Dian Rachmat Yanuar. Acara ini bertempat di SMP Negeri 1 Jalaksana, Jumat (22/5/2026).

Di hadapan Wakil Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jajaran SKPD, para Kepala Bidang, guru, serta tamu undangan lainnya, selain berucap selamat, Bupati Dian juga meminta agar para guru yang hari itu dilantik bisa menjaga kepercayaan sebagai Kepala Sekolah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, Saya menyampaikan selamat dan sukses kepada Bapak dan Ibu yang hari ini mendapat amanah baru sebagai Kepala Sekolah. Jabatan ini bukan hadiah, tetapi hasil dari dedikasi, loyalitas, kompetensi, kapasitas, dan integritas yang selama ini ditunjukkan,”ucap Dian.
Bupati juga menyampaikan, bahwa peran Kepala Sekolah saat ini tidak hanya sebatas memastikan proses pembelajaran berjalan di dalam kelas, namun juga menjadi Pemimpin yang mampu menggerakkan seluruh ekosistem Pendidikan di Sekolah.
“Dalam acara pelantikan hari ini, membuktikan jika sekarang sudah ada transformasi dari seorang guru menjadi seorang Pemimpin dan manajer di Sekolah. Kepala Sekolah harus menjadi contoh teladan, baik dalam sikap, kedisiplinan, penampilan, maupun cara memimpin,”ujarnya.
Kepada para Kepala Sekolah yang baru tersebut, Dian meminta perhatian akan pentingnya peningkatan mutu Pendidikan melalui percepatan digitalisasi di lingkungan Sekolah. Ia juga meminta seluruh Kepala Sekolah mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan mendorong inovasi pembelajaran berbasis digital.
“Saya tidak ingin ada Kepala Sekolah di Kabupaten Kuningan yang gagap teknologi. Dunia berubah sangat cepat, maka Sekolah juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,”tegasnya.
Bupati Dian juga mengingatkan pentingnya pengelolaan dana BOS yang transparan dan akuntabel, serta menciptakan lingkungan Sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik. Di mana itu semua harus diteladani oleh Kepala Sekolah, karena Sekolah merupakan kompas moral di lingkungan Pendidikan.
“Integritas, komunikasi, kedisiplinan, dan keteladanan harus menjadi fondasi utama dalam memimpin Sekolah. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, bebas bullying dan kekerasan. Sehingga anak-anak didik pun merasa senang dan rindu datang ke Sekolah,” pungkasnya.
Penulis (Baim)














