Iklan

FTBI Tingkat Kabupaten, 100 Peserta Ikut Lomba Seni dan Budaya 

Oplus_131072

|SR|Pangandaran|

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, kembali menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Pangandaran tahun 2026. Acara lomba ini dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal ( 30/9/2026 ).

            Kegiatan tersebut dipusatkan di SD Negeri 4 Cijulang yang diikuti sekitar 100 peserta siswa siswi dari berbagai Sekolah Dasar Negeri maupun Swasta Se-Kabupaten Pangandaran.

Dalam pelaksanaannya, FTBI tahun ini mempertandingkan tujuh mata lomba yang menjadi wadah bagi para peserta didik untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, sekaligus kecintaan terhadap bahasa dan budaya Daerah.

             Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda , dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriyadi, M.Pd, menyampaikan rasa bersyukur atas terselenggaranya kegiatan lomba FTBI tingkat Kabupaten ini.

Alhamdulillah, dinten ieu (hari ini) Disdikpora Kabupaten Pangandaran tiasa (dapat) ngalaksanakeun (melaksanakan) ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten. Aya (ada) tujuh mata lomba, jeng (dan) ayeuna (sekarang ) parantos (sudah) aya (ada) sakitar (kurang lebih) 100 peserta,”ungkapnya.

            Menurutnya, FTBI tidak semata-mata harus dipandang sebagai ajang perlombaan untuk mencari Juara.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses evaluasi dan pembelajaran bagi para guru maupun peserta didik.

         Harapan simkuring (Saya) ti (dari) Disdikpora Kabupaten Pangandaran, mudah-mudahan kegiatan FTBI anu (yang ) dilaksanakeun (dilaksanakan) taun (tahun)2026 di SDN 4 Cijulang ieu (ini) sanés (bukan) wungkul (hanya) kagiatan (kegiatan ) lomba semata akan tetapi janten (jadi )bahan evaluasi kanggo (untuk) guru sareng (sama) murangkalih (anak-anak )didik,”katanya.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh para peserta selama mengikuti FTBI dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan memberikan manfaat bagi perkembangan Pendidikan serta melestarikan bahasa ibu di Kabupaten Pangandaran.

            Ku kituna (untuk itu), kapayunna (kedepannya) tiasa (bisa) janten (jadi) bekel (pegangan) sareng (yang) tiasa (bisa) bermanfaat kanggo (untuk) kahareupna (langkah kedepannya,(pungkasnya).

Pelaksanaan FTBI diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga semakin menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu, budaya, dan kearifan lokal yang menjadi bagian penting dari identitas Masyarakat Sunda khususnya di Kabupaten Pangandaran.

Penulis (Y2)

Exit mobile version