Iklan

Koordinator Shuttle Pangandaran Tegaskan Layanan Gratis, Isu Booking dan Bayar Tidak Benar

Oplus_131072

|SR|Pangandaran|

Berkembangnya isu di Masyarakat yang beredar terkait adanya praktik “booking” dan pungutan biaya pada layanan Shuttle Wisata gratis di Pangandaran akhirnya diklarifikasi oleh pihak Pengelola.

            Program Shuttle tersebut dipastikan sepenuhnya gratis dan merupakan inisiatif Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pangandaran untuk meningkatkan pelayanan kepada Wisatawan. Hal ini disampaikan pada hari Kamis ( 26/3/2026).

Menurut Koordinator Shuttle Wisata, Andi, menegaskan bahwa layanan ini tidak memungut biaya (gratis) dalam bentuk apa pun dari pengguna.

            Shuttle gratis ini adalah program Pemerintah Daerah, untuk melayani Wisatawan lokal maupun domestik, mengantar dari titik parkir ke hotel maupun ke objek Wisata. Saya tegaskan, naik Shuttle ini benar-benar gratis, tidak dipungut sepersen pun. Terkait adanya isu pembayaran itu tidak benar,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, kehadiran Shuttle gratis ini bertujuan untuk mengurai kemacetan di kawasan Wisata. Kendaraan Wisatawan, bus maupun mobil pribadi, diarahkan ke kantong parkir yang telah disediakan. Selanjutnya para Wisatawan diantar dengan menggunakan Shuttle gratis menuju lokasi tujuan.

             Ini solusi untuk menghindari kemacetan. Kendaraan tidak perlu masuk ke Pusat keramaian, cukup parkir ditempat yang telah disiapkan, lalu Wisatawan Kami antar,”tambahnya.

Layanan Shuttle gratis ini beroperasi setiap hari mulai pukul 06:00 hingga 17:00 WIB. Namun, Andi tidak menampik masih adanya sejumlah keluhan dari pengguna, terutama disaat keterlambatan saat menjemput para Wisatawan.

            Kondisi jalan yang sempit dan padatnya pejalan kaki menjadi kendala. Tapi Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik,”jelasnya.

Terkait istilah “booking” yang sempat beredar, Andi menegaskan bahwa hal tersebut bukan berarti adanya pembayaran.

             Tidak ada istilah booking berbayar. Kadang ada guide yang membantu menunjukkan lokasi penumpang, tapi itu sering disalah artikan oleh Masyarakat. Kami luruskan, layanan ini tetap gratis,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu supir Shuttle, Heryana. Ia mengaku selalu memastikan tujuan para penumpang sebelum berangkat serta menjelaskan bahwa layanan tersebut merupakan program gratis dari Pemerintah Daerah.

           Sebelum jalan, katanya Saya selalu tanya tujuan para penumpang. Bahkan banyak juga yang langsung bertanya ini program siapa?, Saya jawab bahwa ini adalah program Pemda Pangandaran, dan masih dalam tahap uji coba,” ungkap Heryana.

Menurutnya lagi, sebagian besar Wisatawan sangat mendukung program Shuttle gratis ini karena dinilai efektif, sehingga dapat mengurangi kemacetan di kawasan Wisata.

             Banyak yang setuju bahwa program ini harus dilanjutkan. Memang keluhan selalu ada, terutama saat jam checkout sekitar pukul 12:00 Siang karena kondisi lagi padat,”tambahnya.

Ditambahkan oleh Roni selaku pengelola parkir perwakilan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, yang juga menegaskan bahwa Shuttle ini untuk digunakan kepada para Wisatawan yang datang ke Pangandaran, sebelumnya juga Kami sudah mencoba sosialisasi melalui SKPD terkait, untuk bersama sama mensosialisasikan program ini melalui vidio visual dan woro-woro.

               Dimana secara acak lokasi yang sering dikunjungi oleh Wisatawan, apalagi ditempat parkir yang telah disiapkan di eks pasar Wisata tepatnya di Pusat informasi. Kami terus menerus dan berulang-ulang memberikan pemahaman kepada para pengunjung bahwa Kita menyediakan fasilitas pendukung berupa bis Shuttle gratis ini sengaja disediakan oleh Pemda Pangandaran, untuk memberikan kelancaran dan kenyamanan para Wisatawan secara gratis ( tidak dipungut biaya),”ungkapnya.

Pemda Kabupaten Pangandaran berharap kepada Masyarakat dan Wisatawan agar tidak salah memahami informasi yang beredar, sehingga dapat mendukung program Shuttle gratis ini, sebagai upaya menciptakan kenyamanan dan kelancaran arus Wisata.

Penulis (Y2)

Exit mobile version