Iklan

Bangun Sistem Yang Baik, BUMDES Surabraja Berupaya Wujudkan Kesuksesan Usaha dan Kemajuan Ekonomi

|SR|Kuningan|

Upaya BUMDES Surabraja yang berada di Desa Cibeureum, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan. Dalam meningkatkan perekonomian Masyarakat Desa dengan berupaya mengoptimalkan potensi sumber daya untuk kebutuhan Masyarakat terus ditingkatkan dan dilakukan oleh pengurus sebagai bentuk tanggung jawab yang telah diberikan.

                Menurut Ketua BUMDES Surabraja Desa Cibereum, Ade Irawan, S.Pd. Kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama pengurus yang lain dalam mengelola BUMDes selalu berupaya untuk sukses menjalankan usaha adalah bentuk pertanggung jawaban terhadap Masyarakat.

“Jika dibilang beban berat, itu sudah pasti. Pasca tim pansel merekomendasikan dan menetapkan Saya menjadi nahkoda BUMDes, Saya berkewajiban membawa Lembaga ini agar selalu sukses dalam kegiatan usahanya,”ucap Ade di kantornya, Rabu (7/1/2026).

              Di tegaskannya, menjadi pengurus BUMDES memiliki tantangan yang besar, dan Ia selalu berupaya membangun sistem yang sehat. “Mengelola BUMDes banyak tantangan, yang Pertama Saya lakukan adalah membangun dulu sistem pasca BUMDes lama yang tidak berjalan,”imbuhnya.

“Alhamdulillah dengan sistem usaha yang baik dan pengurus yang solid, usaha BUMDES sekarang berjalan dengan menjanjikan. Saya sempat membantu juga BUMDes di Desa lainnya, seperti Desa Tarikolot dan Desa Sukaharja, dan saat ini keilmuan mengurus BUMDes di terapkan di Desa sendiri,”ucapnya.

              Ade yang didampingi Fikri Imansah selaku Sekretaris dan Yuni Onastiningsih yang menjabat Bendahara, mengatakan periode kepengurusan yang telah berjalan satu tahun ini, BUMDes Surabraja Desa Cibereum telah memiliki usaha gerai sembako dan kelontongan, serta penyediaan ATK(Alat Tulis Kantor). “Alhamdulillah, unit usaha penyediaan sembako, kelontongan serta ATK berjalan bagus. Selanjutnya Kami juga menjalankan unit usaha pengelolaan sampah rumah tangga,”paparnya.

Di tambahkan nya, bahwa tempat pengolahan sampah dibangun oleh Pemerintah Desa, yang selanjutnya untuk pengelolaan diserahkan ke BUMDes dengan ketentuan yang telah diatur dalam Perdes.

              Untuk menunjang usaha, dikatakan Ade, Lembaga nya menerima penyertaan modal di tahun 2024 sebesar 75 juta yang disalurkan dalam dua tahap, sebesar 25 juta di tahap Pertama dan 50 juta di tahap Kedua.

“Sedangkan untuk tahun 2025 penyertaan modal yang diberikan Pemerintah Desa sebesar 191 juta adalah untuk program Ketahanan Pangan, yang dialokasikan dan dilaksanakan oleh penanggung jawab unit usaha, yang diaplikasikan pada tematik budidaya tanaman Melon, dan sudah panen tahap Pertama dengan hasil sebesar 9 juta,” terangnya.

             Ade berharap, usaha BUMDES yang dipimpinnya ini bisa berjalan dengan sukses dan maju. Sehingga tujuan untuk peningkatan ekonomi Masyarakat dapat terwujud.

Penulis (Baim)

Exit mobile version