|SR|Pangandaran|
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI melalui Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Barat, menghadirkan program Kendaraan Rekreatif Edukatif Sarana Kolaborasi Balai Besar Guru Penggerak Jawa Barat atau yang disebut dengan “Kareta Sobat” inovasi terbaru di dunia Pendidikan ini merupakan kegiatan Petualang Edukatif, salah satunya di Kabupaten Pangandaran. Program “Kereta Sobat” bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang interaktif, inspiratif, dan edukatif bagi Guru, Siswa, dan Masyarakat di seluruh pelosok Negeri.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olah Raga Kabupaten Pangandaran (Disdikpora) Dr. H.Agus Nurdin, yang hadir pada kegiatan Grand Talkshow Pendidikan kemarin menyampaikan poin penting bagaimana proses pembelajaran itu menyenangkan maka munculah metode metode pembelajaran yang dapat membuahkan hasil dari ranah kompetensi, diantaranya harus nulis, harus tahu, sehingga yang tadinya tidak tahu menjadi tahu.
Alhamdulillah kegiatan ini berlangsung cukup meriah yang diselenggarakan pada hari Rabu, tanggal 23, Oktober, tahun 2024, bertempat di Bandara Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Agus juga mengatakan bahwa “Kereta Sobat” Petualang Edukatif adalah konsep kereta keliling yang dirancang khusus untuk membawa semangat baru dalam pembelajaran dan eksplorasi ke berbagai daerah khususnya di wilayah pesisir pantai. Acara ini dihadiri oleh siswa dan Kepala Sekolah TK, SD, SMP, SMA/SMK, dan SLB yang ada di Kabupaten Pangandaran.
“Kereta Sobat” ini tidak hanya menghubungkan antar Kota, namun sampai ke pelosok Negeri di pesisir pantai, sehingga menjadi sarana pembelajaran bergerak yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, seperti ruang kelas interaktif, perpustakaan mini, laboratorium sains, dan pusat kreativitas”, ungkapnya.
“Dalam program grand Talkshow Pendidikan ini dihadiri oleh Pjs Bupati Pangandaran, beserta Sekda, yang didampingi oleh Kepala BBGP Provinsi Jawa Barat. Adapun tujuan dari seluruh rangkai acara ini supaya nantinya siswa dapat mengikuti berbagai kegiatan belajar yang inovatif, mulai dari eksperimen ilmiah, simulasi teknologi, hingga pengenalan budaya lokal.
Selain itu, para guru juga dilibatkan secara aktif untuk memandu siswa-siswi nya dalam setiap pembelajaran, sehingga mereka dapat menerapkan metode pengajaran yang lebih kreatif dan kontekstual”, ujarnya.
Agus juga menjelaskan, program ini merupakan bagian dari upaya untuk memperluas akses Pendidikan berkualitas, dengan adanya “Kereta Sobat” Petualang Edukatif, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman nyata yang mengasah keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif, imbuhnya.
Hasil pengamatan tim SR, respon dari Masyarakat dan sekolah-sekolah terhadap program ini sangat positif, karena memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar di luar kelas dengan cara yang menyenangkan.
“Program ini sekaligus menjadi simbol inovasi dalam dunia Pendidikan yang menggabungkan teknologi, budaya, dan kreativitas, dengan harapan mampu menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan”, pungkas Agus.
(Tim SR)